Sabtu, 19 Oktober 2019

Konsep Berpikir dan pemecahan masalah dalam desain grafis


Hasil gambar untuk Konsep Proses Berpikir


NAMA : DIAR SIRAZUDIN BARIZ
NPM : 51417658

KELAS : 3IA07

Konsep Proses Berpikir dalam mendesain grafik
Dalam proses ini kita sebagai manusia di tuntut untuk berpikir secara kreatif dan inovatif dalam mendesain grafis untuk suatu hal atau produk yang kita  inginkan. Karena sebuah karya atau produk yang kita hasilkan dengan desain grafis ini harus membuat orang-orang tertarik dan ingin menikmati produk atau karya yeng telah kita buat sebelumnya.
Konsep Pemecahan Masalah
a.       Memahami Masalah
Awal dari sebuah Pemecahan Masalah yang akan kita lakukan adalah memahami terlebih dahulu apa masalah yang ada atau yang sedang terjadi saat ini. Agar kita dapat menentukan tindakan apa yang harus di lakukan untuk memecahkan masalah tersebut.

b.      Membuat Rencana
Kemudian setelah di ketahui apa masalah yang sedang kita hadapi, maka buatlah sebuah rencana yang tepat dan matang untuk dapat menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi.

c.       Melaksanakan Rencana
Setelah kita membuat sebuah rencana dengan tepat dan matang untuk menyelesaikan sebuah masalah yang sedang kita hadapi, maka kita akan melaksanakan rencana tersebut untuk mengetahui apakah rencana tersebut sudah tepat untuk menyelesaikan sebuah masalah yang sedang kita hadapi.

d.      Melihat Kembali
Pada Fase ini kita telah melaksanakan serangkaian rencana yang telah kita buat untuk menyelesaikan sebuah masalah yang sedang kita alami, dan ini adalah fase terakhir dimana kita akan melihat kembali atau mengevaluasi rencana yang telah kita buat sebelumnya. Bila di rasa rencana tersebut telah berhasil maka kita bisa melanjutkanya, namun bila terdapat beberapa masalah dari rencana kita maka kita harus mengevaluasi serta memperbaiki masalah dari rencana yang telah kita buat agar kedepanya kita mendapatakan hasil yang kita inginkan
Proses Desain Grafis
1.      Konsep
Adalah hasil berupa pemikiran yang menentukan tujuan - tujuan, kelayakan dan segment / audience yang dituju. Konsep bisa didapatkan dari pihak non-grafis. Antara lain : Ekonomi, Politik, Hukum, Budaya, dll. yang ingin menerjemahkan ke dalam bentuk visual. Oleh karena itu desain grafis menjadi desain komunikasi visual karena dapat bekerja untuk membantu pihak yang membutuhkan solusi secara visual. 


2.      Media
Untuk mencapai kriteria ke sasaran / segment yang dituju, diperlukan studi kelayakan media yang cocok dan efektif untuk mencapai tujuannya. Media berupa cetak, elektronik, luar ruang.
3.      Ide / Gagasan
Untuk mencari ide yang kreatif diperlukan studi banding, literatur, wawasan yang luas, diskusi, wawancara, dll agar design bisa efektif diterima audience dan membangkitkan kesan tertentu yang sulit dilupakan. Kadang untuk mendapat ide, diperlukan suatu ke'gila'an, membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan membenturkan / membuat suatu hal yang konflik / paradoks. 
4.      Persiapan Data
Data berupa teks atau gambar terlebih dahulu harus kita pilih dan seleksi. Apakah data itu sangat penting sehingga harus tampil atau kurang penting sehingga bisa ditampilkan lebih kecil, samar atau dibuang sama sekali. Data bisa berupa data Informatif atau data Estetis. 
Data informatif bisa berupa foto atau teks dan judul. Data Estetis bisa berupa bingkai, background, efek grafis garis atau bidang. Untuk desain menggunakan komputer, data harus dalam formal digital / file, oleh karena itu peralatan yang diperlukan untuk merubah data analog ke digital seperti scanner, Camera Digital akan sangat membantu. 
Tugas Desaier adalah menggabungkan data informatif dan data estetis menjadi satu kesatuan yang utuh. Tujuan desain grafis adalah untuk mengkomunikasikan karya secara visual, oleh karena itu jangan sampai estetika mengorbankan pesan / informasi. 
5.      Visualisasi
Faktor yang membuat desain menadi menarik secara visual, antara lain :
Pemilihan Warna  
Setelah data kita sortir dengan skala prioritas, kini Anda dapat menentukan warna yang cocok untuk karya Anda. Pemilihan warna dapat ditentukan dari konsep analisa dan strategi yang telah ditentukan sebelumnya. Jika konsep warna sudah Anda dapatkan dari proses analisa dan strategi, tentu pekerjaan Anda akan lebih mudah dan terarah.
Layout
Layout adalah usaha untuk menyusun, menata unsur - unsur grafis (teks dan gambar) menjadi media komunikasi yang efektif. Jika data / unsur grafis dan warna yang akan dipakai telah dipastikan sebelumnya, maka selanjutnya kita dapat melakukan proses tata letak / layout.
Namun pekerjaan layout ini memerlukan kaidah-kaidah yang perlu diketahui seperti : Proporsi, Keseimbangan, Irama, Kesatuan, Fokus dan Kontras. Kadang - kadang kita sulit untuk memenuhi semua kaidah tersebut ke dalam desain. Lebih mudah jika kita fokus pada salah satu kaidah tersebut dan kompromi dengan kaidah lainnya. 
Finishing
Informasi dan data estetis telah tersusun rapi, namun tetap masih kurang "wah" atau kurang megah. Sama seperti bangunan, meskipun denahnya yang sesuai dengan rencana, bentuknya unik tapi jika tidak ada keramik, batu alam, tanaman, teralis atau pagar, maka bangunan terasa belum selesai / belum difinishing.
Bagitu pula Desain Grafis, agar tampilan lebih megah dan mewah perlu penambahan detail berupa textur, efek, cahaya dan bentuk - bentuk harmonis. Dalam hal efek, software ang baik digunakan adalah Adobe Photoshop dan Adobe After Effectc bahkan3DStudioMax.  
6.      Produksi
Setelah desain selesai, maka sebaiknya desain terlebih dahulu di proofing (Print Preview Sebelum Cetak Mesin). Jika warna dan komponen grafis lain tidak ada kesalahan, maka desain Anda siap diperbanyak.

Proses berpikir secara detail untuk kasus pemodelan disain grafis yang diperlukan dalam kehidupan/lingkungan sehari-hari
Di jaman yang serba modern ini banyak sekali kebutuhan yang berkaitan dengan pemodelan desain grafis. Tentu saja hal ini sangat bermanfaat bagi pengguna atau penikmat dari pemodelan desain grafis ini. Diantara kebutuhan tersebut terdapat beberapa contoh nyata yang ada di kehidupan kita sehari – hari yaitu : Company Profile, Flyer, dan tayangan yang tersedia saat ini.
Pemecahan masalah/ kasus secara detail
Diantara contoh nyata dari sebuah pemodelan desain grafis yang bisa kita jumpai atau nikmati, terdapat beberapa kendala atau masalah yang ada selama proses pembuatan hingga proses implementasi. Cara pemecahan masalah tersebut dapat di gunakan dengan berbagai macam pemodelan desain grafis yang tersedia saat ini. Diharapkan dengan adanya berbagai macam pemodelan tersebut dapat membantu kita dalam menyelesaikan sebuah masalah yang terdapat dalam proses pembuatan sebuah karya desain grafis


Elemen dan Prinsip - prinsip Desain Grafis


Hasil gambar untuk prinsip desain grafis

NAMA : DIAR SIRAZUDIN BARIZ
NPM : 51417658
KELAS : 3IA07
Elemen Desain Grafis
1.      Garis (Line)
Penggunaan garis dalam desain bisa halus, kasar, menyambung, pecah, tebal dan tipis yang kemudian bisa dijadikan sebagai outline. Garis mampu menyampaikan pesan tertentu.
Misalnya, garis diagonal yang menyampaikan energi kinetik dan pergerakan, sedangkan garis lurus menyampaikan sesuatu yang lebih teratur dan bersih.
2.      Warna (Color)
Sering kali desain yang bagus tidak didukung oleh penggunaan warna yang baik. Elemen warna sangat penting dan tidak boleh diremehkan, bahkan untuk desain yang bernuansa hitam atau putih sekalipun tetap membutuhkan keseimbangan dankontras yang pas.
3.      Bentuk (Shape)
Bentuk merupakan ruang tertutup yang dibuat dari garis atau elemen lain di sekitarnya yang kemudian membentuk sesuatu. Shape bisa berupa geometris (kotak, elips, segitiga, dan sebagainya) atau organik (gelembung percakapan, gumpalan, benda runcing dan sebagainya). Komponen komposisi lainnya seperti blok teks juga merupakan sebuah bentuk.
4.      Tekstur (Texture)
Setiap harinya kehidupan kita dipenuhi oleh tekstur baik yang bisa dilihat maupun disentuh. Meskipun tidak bisa dirasakan secara langsung, namun komposisi tekstur pada desain di dalam halaman website atau buku misalnya, bisa terlihat dengan jelas.
5.      Framing
Bingkai atau frame mungkin salah satu elemen dalam desain yang tidak terlalu mendapat perhatian, namun sebenarnya elemen ini ada pada banyak hal.
Frame dapat mengatur tampilan informasi yang ingin disampaikan dan membuat hirarki untuk mata audiens. Pasalnya frame akan menyoroti informasi paling penting yang ada pada sebuah kesatuan desain.
6.      Tipografi (Type)
Tipografi (Typography) adalah elemen penting lainnya dalam desain mengingat secara harfiah tipografi berarti menyampaikan pesan yang ingin dikomunikasikan kepada audiens.
Type bisa saja berupa elemen yang lebih dari sekedar penggunaan kata-kata



Prinsip Prinsip Desain Grafis
1. Keseimbangan (balance)
Keseluruhan komponen-komponen desain harus tampil seimbang. Tidak berat sebelah. Desainer harus memadukan keseimbangan antara tulisan, warna, atau pun gambar sehingga tidak muncul kesan berat sebelah.
2. Kesatuan (unity)
Kesatuan dalam prinsip desain grafis adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi. Dengan prinsip kesatuan dapat membantu semua elemen menjadi sebuah kepaduan dan menghasilkan tema yang kuat, serta mengakibatkan sebuah hubungan yang saling mengikat.
3. Ritme (rhythm)
Ritme adalah pembuatan desain dengan prinsip yang menyatukan irama. Bisa juga berarti pengulangan atau variasi dari komponen-komponen desain grafis.
4. Penekanan (emphasis)
Setiap bentuk desain ada hal yang perlu ditonjolkan lebih dari yang lain. Tujuan utama dari penekanan ini adalah untuk mewujudkan hal itu sehingga dapat mengarahkan pandangan khalayak sehingga apa yang mau disampaikan tersalur.
5. Proporsi
Proporsi dapat diartikan pula sebagai perubuhan ukuran/size tanpa perubahan ukuran panjang, lebar, atau tinggi, sehingga gambar dengan perubahan proporsi sering terlihat distorsi.
6. Hirarki Visual
Prinsip Hiraki visual merupakan prinsip yang mengatur elemen-elemen mengikuti perhatian yang berhubungan secara langsung dengan titik fokus. Titik fokus merupakan perhatian yang pertama, kemudian baru diikuti perhatian ke yang lainnya
Konsep Skala
Skala mekanik dan skala visual. Skala mekanik adalah perhitungan sesuatu fisik berdasarkan sistem ukuran standar, bisa dengan cm, mm, inci, kaki dan lain sebagainya. Sedangkan skala visual merujuk pada besarnya sesuatu yang tampak karena diukur terhadap benda-benda lain disekitarnya.
Ilusi dan Manipulasi Ruang Grafik
            Ilusi adalah suatu hal yang bisa di rasakan dan dilihat oleh panca indra manusia dalam sebuah ruang grafik namun apa yang kita rasakan atau lihat tidak sesuai kenyataan yang ada / palsu. Manipulasi adalah suatu hal yang bertujuan untuk merubah atau membuat suatu hal terutama pada ruang grafik terlihat seperti lebih bagus atau indah yang menyebabkan sebuah ilusi bagi kita sebagai penikmat suatu ruang grafik.
Tipografi
Tipografi, seni cetak atau tata huruf adalah suatu kesenian dan teknik memilih dan menata huruf dengan pengaturan penyebarannya pada ruang yang tersedia, untuk menciptakan kesan tertentu, guna kenyamanan membaca semaksimal mungkin.
Dikenal pula seni rupa huruf (type design), yaitu karya atau desain yang menggunakan pengaturan huruf sebagai elemen utama. Dalam seni rupa huruf, pengertian huruf sebagai lambang bunyi bisa diabaikan.
                Seni tipografi adalah sebutan bagi tipografi dalam desain grafis. Seni tipografi menitik beratkan pada pengaturan hurufhuruf sebagai elemen utama dalam desain yang ingin dibuat. James Craig membagi tipografi menjadi 5 kategori, antara lain:
1. Roman
Huruf di keluarga Roman memiliki ciri khas tersendiri yang muda dikenali. Huruf Roman memiliki ketebalan dan ketipisan pada setiap garis di huruf – hurufnya. Semua huruf yang ada di bawah naungan kategori Roman memiliki ciri khas klasik, anggun, tegas, lemah gemulai dan feminim. Keluarga huruf Roman sudah ada sekitar abad 11 atau 12. Karena itu, huruf Roman merupakan salah satu kategori huruf yang paling tua. Jenis font yang ada di kategori huruf Roman antara lain Bodoni, Georgia, dan Times New Roman.
2. Egyptian
Huruf yang berada di bawah keluarga Egyptian memiliki ciri huruf seperti papan. Berbeda dengan kategori Roman yang memiliki tebal tipis di hurufnya, Egyptian memiliki ketebalan yang hampir sama di setiap hurufnya. Kesan yang ditimbulkan oleh jenis huruf Egyptianadalah kokoh, kuat, kekar, dan stabil. Jenis font yang ada di kategori Egyptian adalah Rockwell dan Typo Slab – Serif.
3. Sans Serif
Huruf yang berada di bawah keluarga Sans Serif hampir mirip dengan huruf yang berada di bawah keluarga Roman, hanya saja jenis huruf ini tidak memiliki sirip di ujung. Ketebalan hurufnya pun tidak tebal tipis, melainkan solid. Kesan yang ditimbulkan jenis huruf ini adalah modern, kontemporer, dan efisien. Bisa dibilang huruf di kategori Sans Serif merupakan versi modern dari Roman. Jenis font yang ada di kategori Sans Serif adalah Arial, Century Gothic, Futura, Helvetica, Lucida Grande, Trebuchet MS, dan Verdana.
4. Script
Sama seperti namanya, huruf yang berada di bawah kategori ini memiliki rupa layaknya tuliksan tangan. Tetapi bukan huruf cetak ya. Seperti tulisan tangan sambung yang dibuat dengan pena, kuas, atau pensil tajam. Biasanya huruf di bawah kategori ini memiliki ciri khas miring ke kanan. Kesan yang ditimbulkan oleh kategori huruf ini adalah pribadi dan akrab. Jenis font yang ada di kategori ini adalah Freestyle Script dan French Script.
5. Miscellaneous
Huruf yang berada di kategori ini tidak memiliki ciri khas atau rupa yang spesifik seperti 4 kategori lainnya. Huruf yang berada di bawah kategori ini biasanya merupakan pengembangan dari bentuk – bentuk yang sudah ada, hanya ditambahkan hiasan, ornament atau garis – garis dekoratif. Jenis font yang ada di bawah kategori ini sangat banyak, antara lain Comic Sans MS, Joker, dan Magneto.

Sejarah, Prinsip dasar, serta profesi dalam desain grafis


Hasil gambar untuk desain grafis



NAMA : DIAR SIRAZUDIN BARIZ
NPM : 51417658
KELAS : 3IA07

Sejarah dan evolusi desain grafis termasuk teknologinya
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).
Sejarah desain grafis tidak dapat dilepaskan dari sejarah perkembangan seni rupa. Karenanya, produk komunikasi visual tertua yang pernah ditemukan adalah lukisan gua di Lascaux, Perancis, yang diperkirakan berasal dari 15.000-10.000 SM. Simbol-simbol berbentuk ideogram ini kemudian berkembang menjadi aksara yang pada masa modern ini rutin kita gunakan di layar.
Henry Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris, ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Dia menyelenggarakan The Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain bergaya Victoria.
Dari tahun 1891 sampai 1896, Percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts , dan membuat buku dengan desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya. Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Morris juga mempelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa. Karya –karya Morris dan karya dari pergerakan Private Press secara langsung mempengaruhi Art Nouveau, dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan desain grafis pada awal abad ke 20.
Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.
Raffe's Graphic Design, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan istilah Desain Grafis pada judulnya
The signage in the London Underground adalah contoh desain klasik pada abad modern yang menggunakan jenis huruf yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun 1916.
Pada tahun 1920, Aliran konstuktivisme di Uni Soviet melihat seni yang berorientasi individu tidak ada gunanya bagi Rusia dan membuat sesuatu yang dapat diterapkan di dunia nyata. Mereka mendesain bangunan, perangkat teater, poster, kain, pakaian, perabot, logo, menu, dll.
Jan Tschichold merumuskan prinsip-prinsip dasar tipografi modern pada tahun 1928 dalam bukunya yang berjudul New Typography. Tschichold, Bauhaus,Herbert Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, and El Lissitzky adalah tipografer yang berpengaruh besar dalam ilmu desain grafis yang kita kenal sekarang ini. Mereka mempelopori teknik produksi yang digunakan sepanjang abad ke 20. Pada tahun-tahun berikutnya desain grafis mendapat banyak pengakuan dan mulai banyak diterapkan. Pasca Perang Dunia II, kebutuhan akan desain grafis meningkat pesat, terutama untuk periklanan dan kemasan produk. Perpindahan Sekolah Bauhaus dari Jerman ke Chicago pada tahun 1937 membawa pengaruh besar pada desain di Amerika. Nama- nama yang terkenal diantaranya Adrian Frutiger (desainer jenis huruf Univers dan Frutiger), Paul Rand (yang dari akhir 1930-an sampai kematiannya pada tahun 1996 menggunakan prinsip Bauhaus dan menerapkannya padaiklan dan desain logo.
Perkembangan industi desain grafis tumbuh seiring dengan perkembangan konsumerisme. Hal ini menimbulkan kritik dari berbagai komunitas desain yang tertuang dalam First Things First manifesto yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1964 dan diterbitkan kembali pada tahun 1999 di majalah Émigré. Konsumerisme terus tumbuh, sehingga terus memacu pertumbuhan ilmu desain grafis. Hal ini menarik para praktisi desain grafis, beberapa diantaranya adalah : Rudy VanderLans, Erik Spiekermann, Ellen Lupton and Rick Poynor.

Prinsip dasar desain Grafis
1. Keseimbangan (balance)
Keseluruhan komponen-komponen desain harus tampil seimbang. Tidak berat sebelah. Desainer harus memadukan keseimbangan antara tulisan, warna, atau pun gambar sehingga tidak muncul kesan berat sebelah.

2. Kesatuan (unity)
Kesatuan dalam prinsip desain grafis adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi. Dengan prinsip kesatuan dapat membantu semua elemen menjadi sebuah kepaduan dan menghasilkan tema yang kuat, serta mengakibatkan sebuah hubungan yang saling mengikat.

3. Ritme (rhythm)
Ritme adalah pembuatan desain dengan prinsip yang menyatukan irama. Bisa juga berarti pengulangan atau variasi dari komponen-komponen desain grafis.

4. Proporsi (Proportion)
Proporsi termasuk prinsip dasar desain untuk memperoleh keserasian sebuah karya, diperlukan perbandingan-perbandingan yang tepat untuk menghasilkan desain yang serasi. Pada dasarnya, proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang. Proporsi Agung (The Golden Mean) adalah proporsi yang paling populer dipakai hingga saat ini dalam karya seni rupa hingga karya arsitektur. Dalam bidang desain, semua unsur berperan menentukan proporsi, seperti hadirnya warna cerah yang diletakkan pada bidang/ruang sempit. Proporsi dapan dijangkau dengan menunjukkan hubungan antara Suatu elemen dengan elemen lain.

5. Dominasi (Domination)
Dominasi merupakan salah satu prinsip dasar tatarupa yang harus ada dalam sebuah karya seni dan desain. Dominasi berasal dari kata Dominance yang berarti keunggulan, sifat unggul dan istimewa ini menjadikan suatu unsur sebagai penarik dan pusat perhatian. Dalam dunia desain, dominasi sering juga disebut Conter Of Interest, Focal Point dan Eye Catcher. Dominasi mempunyai bebera tujuan, yaitu untuk menarik perhatian, menghilangkan kebosanan, dan untuk memecah keberaturan, biasanya ditengarahi dengan emphasis.
Profesi dalam bidang ilmu desain grafis
Advertising
Software Design
Web Design
Movie Production
Information Design
Interactive Design
Editorial Design
Book Design
Type Design
Branding Company


Rabu, 21 November 2018

DAMPAK DARI TWITTER





Ø Dampak Positif dari twitter

1.      Media silaturahmi

      Dengan mem-follow dan di-follow oleh keluarga dan teman-teman dapat dengan mudah berbagi informasi dengan mereka. Keuntungan yang ditawarkan olehTwitter adalah Anda hanya perlu sekali mengirim suatu informasi, dengan seketika informasi tersebut disampaikan kepada kerabat. Dan dengan mudah juga dapat mengetahui apa yang dipikirkan oleh kerabat dan mereka sedang berada di mana melalui update yang mereka kirimkan.

2.      Mendapatkan berita terkini

Ada begitu banyak media cetak dan elektronik yang aktif di Twitter memfollow mereka untuk mengetahui berbagai berita terkini. Bukan hanya berita politik dan ekonomi, kita juga dapat mengetahui kondisi lalu lintas (@tmcpoldametro,) dan bencana alam (@infogempabmg) yang terjadi di sekitar. Sehingga sebelum sesuatu yang buruk terjadi sudah dapat melakukan tindakan antisipasi.

3.      Mendapatkan motivasi

Ada banyak motivator baik dalam dan luar negeri yang rutin membagikan kata-kata motivasi di akun Twitternya (@tonyrobbins, @johncmaxwell, @tungdw, @nutrisijiwa). Silahkan follow mereka untuk mendapatkan semangat yang baru setiap hari.

4.      Sumber pemecahan masalah

Twitter itu gudangnya orang-orang intelek. Di sana dapat menemukan orang-orang yang ahli di bidangnya masing-masing, dari ahli pemasaran offline (@jamesgwee, @hermawank) hingga pakar pemasaran online (@joelcomm, @problogger) ada di Twitter.

5.      Sumber penghasilan

Dari nge-tweet kita dapat mendapatkan uang. Ada banyak program pay per-tweet baik dalam maupun luar negeri yang bersedia untuk membayar kita untuk setiap iklan mereka yang kita tweet. Untuk yang lokal ada @idblognetwork. Saat ini ada yang dibayar Rp. 150.000,- per-tweet yang kirimkan melalui @nutrisijiwa. Ingin penghasilan tambahan? Silahkan bergabung di idblognetwork.com.

6.      Untuk Promosi

Sebagian orang memakai Twitter untuk berbagi artikel mereka lewat tweet stream. Twitter juga dianggap media yang cocok untuk mempromosikan buku atau event-event yang digelar dari segala penjuru dunia.

7.      Menyelamatkan Lingkungan

Twitter-pun bisa membantu kita untuk menyelamatkan lingkungan. Pasanglah status berisi ajakan untuk melestarikan bumi kita. Internet menyediakan links dan berbagai tips yang bertujuan demi keselamatan bumi.

8.      Membantu Korban Bencana

Lewat situs microblogging satu ini kita mampu membantu korban bencana alam dengan menjadi perantara akan apa yang mereka butuhkan. Aksi ini sangat efektif dan sudah dibuktikan oleh sejumlah akun saat bencana Merapi beberapa saat lalu.

9.      News Feed

Jadilah yang pertama mendapatkan informasi dari sumber terpercaya dan sebarkan pada teman-teman.

10.  Sebagai Galeri

Twitter pun bisa menjadi ajang showcase karya yang dihasilkan, khususnya bagi designer dan artis, layaknya galeri. Mengirimkan link yang mengarah pada situs berisi karya-karya menarik atau mengumumkan waktu pameran di Twitter, akan menjadi sesuatu yang bermanfaat.

11.  Sebagai Ruang Humor

Dapat membuat status lucu atau memberikan link ke situs-situs humor dan follower pun akan ikut terhibur.



Ø Dampak Negatif Twitter

1.     Membuat Kecanduan. ini dampak negatif yang terjadi dari twitter sehingga orang akan menghabiskan waktunya buat ngetweets dan melupakan tugas di kehidupannya. contoh bisa lupa mengerjakan tugas di kampus karena keseringan ngetweets

2.      Membuat Malas. maksudnya dapat membuat orang tidak melakukan kegiatannya.

3.      Menghabiskan waktu.

4.    Dampak negatif diatas dapat diatasi dengan cara mengurangi waktu bermain twitter.  sehingga kita tidak menjadi kecanduan di kehidupan

Sabtu, 20 Oktober 2018

DIGITAL TELEVISION DAN ANALOG TELEVISION


Televisi digital atau DTV adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Modulasi itu sendiri adalah proses perubahan suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatugelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi.
Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebutmodem. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.
Pemicu perkembangan televisi digital ini, didorong oleh beberapa faktor, yaitu faktor perubahan lingkungan eksternal dan perkembangan teknologi. Dibawah ini penjabaran dari faktor-faktor berikut :
Ø Perubahan lingkungan eksternal :
1.     Pasar televisi analog yang sudah mulai ditinggalkan, kurang diminati atau jenuh.
2.     Adanya suatu kompetisi atau saingan dengan sistem penyiaran satelit dan kabel.

Ø Perkembangan teknologi :
1.     Teknologi pemrosesan sinyal digital.
2.     Teknologi transmisi digital.
3.     Teknologi semikonduktor.
4.     Teknologi peralatan yang beresolusi tinggi.

Sedikit tentang TV Analog, Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltasedan atau frekuensi dari sinyal. Sistem yang dipergunakan dalam televisi analog NTSC (National Television System Committee), PAL, dan SECAM.
                     



Perbedaan TV Digital dan Analog

Perbedaan yang paling mendasar antara sistem penyiaran televisi analog dan digital terletak pada penerimaan gambar lewat pemancar. Pada sistem analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi, sinyal yang akan ditimbulkan akan melemah dan penerimaan gambar dari stasiun menjadi buruk dan berbayang. Sedangkan pada sistem digital, kebalikan dari analog. Siaran gambar yang jernih akan dapat dinikmati sampai pada titik dimana sinyal tidak dapat diterima lagi.

Ø Proses Penerimaan ke Pengguna

Pada proses penerimaan ke pengguna, perbedaan TV Analog dan TV Digital yaitu seperti berikut:

Pada TV Analog, untuk mendapatkan siaran televisi digunakan alat penangkap sinyal yang disebut antena. Pada siaran televisi analog, semakin jauh letak antena dari stasiun pemancar televisi, sinyal yang diterima akan melemah dan mengakibatkan gambar yang diterima oleh pesawat televisi menjadi buruk dan berbayang.

Sedangkan pada TV Digital, proses penerimaan sinyal gambar, suara, dan data yaitu menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi. Modulasi itu sendiri adalah proses perubahan suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebut modem.

Ø Cara Produksi

Menurut cara produksinya, TV Analog dan TV Digital berbeda dalam hal berikut:

Perangkat TV Analog menggunakan tabung katoda sebagai display, sementara TV Digital menggunakan panel layar datar seperti LCD, plasma, atau LED. Akibatnya, TV Analog cenderung lebih besar dan tebal dibandingkan dengan TV Digital. TV Analog juga mengonsumsi daya yang lebih banyak dibandingkan dengan TV Digital.

Resolusi perangkat TV Digital bisa diatur di angka 480p (SD = Standar Definition) atau bahkan di 780p atau 1080i / p yang dikenal sebagai HD atau high definition. HD memungkinkan untuk meningkatkan ukuran TV tanpa mengorbankan kualitas gambar pada layar. TV Analog menggunakan resolusi SD. Meskipun telah ada upaya untuk mengimplementasikan HDTV untuk TV Analog, akan tetapi persyaratan dalam hal bandwidth yang terlalu besar sehingga tidak mungkin diterapkan.

Dalam produksinya, TV Analog biasanya terbatas pada ukuran di bawah 30 inci karena membuat ukuran layar lebih besar menimbulkan tantangan yang lebih besar tanpa keuntungan nyata dalam kualitas gambar. Sementara TV Digital telah berkembang hingga dapat memiliki layar dengan ukuran lebih dari 50 inci.


Referensi :
https://ptkomunikasi.wordpress.com/2012/05/06/perbedaan-tv-digital-dan-tv-analog/
https://rianitagiovanni.wordpress.com/2015/11/12/perbedaan-tv-analog-dan-tv-digital/

IMPLEMENTASI KOMPUTASI PADA BERBAGAI BIDANG INDUSTRI TEKNOLOGI

Artikel ini saya akan mengulik bagaimana Implementasi Komputasi pada berbagai bidang industri teknologi masa kini dan masa depan. Pastinya a...